Translate

Sabtu, 10 Maret 2012

Berlatih Bikin Blog

Ini pertama kalinya aku bikin yang namanya Blog. Buta banget memang..!, cuma dari membaca dari berbagai sumber, jadinya inilah Blogku yang pertama. Entah apa selanjutnya yang akan akan tuangkan dalam postingan selanjutnya, yang jelas dan yang penting bisa meningkatkan kemampuanku dalam mencoba hal-hal baru seperti menulis dalam Blog.

Asyik juga ternyata...., ya..mudah-mudahan selalu ada banyak cerita dan pengalaman yang bisa aku tuangkan dalam berbagai kesempatan. Harus ada manfaat yang bisa diambil dari apa yang akan aku tulis minimal buat diri sendiri dan syukur syukur buat orang lain yang kebetulan mebutuhkan.

Mungkin itu saja sekelumit pengalaman pertamaku dalam membuat blog, ga ada yang istimewa dan aneh apalagi serem. Biasa aja gitu loch....! 

INDAHNYA KAMPUNG TEJA

Ini sebagian dari pemandangan di Kampung Teja Desa Bugel Kecamatan Ciawi Tasikmalaya. Indah, tenang dan alamnya masih ramah. Cekidot...!
 Ini bukit batas desa...
Sawah belakang rumah..

Jumat, 09 Maret 2012

Desain Undangan ala Facebook

Desain Undangan Facebook sekaligus orderan Cetak Full Colour pertama saya. Tadinya sih kurang pede juga, tapi tantangan  harus didobrak.., toh ga terlalu sulit juga.Awalnya sih ada anaknya temen kerja yang pengen undangan unik, sudah ditawarin sample Blanko yang ratusan macem.., eh ngga mau juga.

Sampe akhirnya rada kesel juga segitu banyaknya blanko undangan ga yang klop di hati si calon manten juga. "Ya..udah sekarang kamu maunya gimana,,,,?", saya tanyakan ke si calon manten.
"Saya maunya yang unik om..!, model gini bisa ga om..?", kata si calon manten sambil nyodoran gambar undangan mirip FB. "Mmmh...ok ntar om coba bikin draft dulu, mudah-mudahan bisa...", kataku aga ragu-ragu juga. Singkat cerita aku bikin settingan di Komputer jadi deh..., si calon manten seneng banget akhirnya jadilah pesanan Undangan ala FB itu , this ist it ....cekidot...!


Selasa, 06 September 2011

Kampung Teja Di Pagi Hari


Selepas  melaksanakan kewajiban hidupku yang pertama yaitu sholat Shubuh di suatu pagi di Kampung Teja Desa Bugel Kecamatan Ciawi Tasikmalaya, kubergegas membuka pintu depan rumah mertuaku. 
Sebenarnya aku adalah orang Bogor yang notabene lebih banyak hidup di perkotaan yang hingar bingar dan penuh dengan deraan masalah perkotaan yang kian hari kian amburadul dan bikin kepala dan tubuhku stress bukan kepalang.
Pagi yang sejuk ini aku berada di desa kelahiran Istriku, damai sekali hatiku. Kurasakan keheningan suasana pagi di desa ini, kurasakan semilir hembusan demi hembusan angin pagi yang bersahabat, Subhanallah....!, masih segar sekali udara di sini....!.
Kampung Teja terletak di di lereng gunung, entah gunung apa namanya bahkan penduduk di sini pun tidak pernah tahu apa nama gunung yang jadi tempat tinggal mereka. Penduduknya ramah khas orang-orang desa yang setiap kali berpapasan pasti bakal menanyakan kabar ataupun kalau belum kenal akan menanyakan siapa dan dimana kita tinggal di desa ini. Sungguh pemandangan yang tidak akan kita temui di kota dimana orang-orang sudah sibuk dengan dirinya masih-masing. 
Struktur tanah di kampung Teja ini berbukit-bukit dan sekeliling kampung dikelilingi dengan sawah-sawah dan juga kolam-kolam ikan yang hampir ada di setiap pekarangan rumah.Dibukit-bukit yang berada diatas desa tertanam subur berbagai jenis tanaman kayu Albasiah, Pinus & berbagi jenis bambu, juga tanaman-tanaman palwaija.
Mungkin sulit bagi saya menggambarkan secara detail, tapi sungguh tertanam sangat dalam benak saya banyak potensi alam yang belum tergali. Sungguh sayang memang.., tapi mungkin kelak anak cucu saya bisa memanfaatkan potensi itu dengan bijaksana, dalam artian tidak merusak alam dan tatanan hidup desa...semoga..!