Translate

Tampilkan postingan dengan label fan yang ada lampunya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fan yang ada lampunya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 September 2013

MODIF FAN CASING MURAH MERIAH

Mau beli Fan Casing yang warna-warni juga berlampu..? harganya lumayan menguras kantong. Kenapa ngga modif sendiri aja..?, beli fan bening yang udah ada lampunya warna-warni.., kemudian buka label kipas yang ada di tengah. Lepaskan ring plastik dengan memakai obeng kecil atau pinset. Lalu tarik kipas ke bawah dan lepaslah kipasnya.
Cat lah dengan warna kesukaan..!, di sini saya gunakan Cat warna biru metalik(Merk RJ) yang harganya 20 ribuan. Sebelumnya tutup dulu bagian dalam dari as motor dengan "Masking Tape", bersihkan bagian kipas yang akan dicat dengan lap supaya bebas dari debu. 
Langkah selanjutnya bawa kipas ke tempat yang agak panas supaya cepat kering, kemudian catlah tipis-tipis dulu. Ulangi pengecatan sebaiknya tiga kali tunggu sampai benar-benar kering, jarak idela pengecatan adalah kurang lebih 30 cm. 

Untuk lampu yang terdapat di tengah, kalau mau bisa kita ganti agar warnanya sama, karena dalam pembelian biasanya ada 4 warna, ngga asik kan ..? keliatan murahan gitu.. he.. he.. . Ambil 4 buah lampu Led Super Bright warna apa aja, kebetulan saya punya warna biru( harganya 500 perak 1 biji). Ganti ke 4 lampu kipas bawaan waktu kita beli itu, gampangnya gunting aja kaki-kaki lampu dengan guntuig kuku. 
Solder led, hati-hati kaki yang min(-) ditandai dengan ujung yang pipih, atau kaki yang plus(+) lebih panjang dari yang min(-).

Setelah semua led terpasang, pasang kembali kipas ke dudukannya dan kunci dengan ring plastik tadi dan tutup kembali dengan sticker. 

Dan hasilnya lumayan..., bisa buat modal modif casing jadul kita, ini penampakannya..!

1. Kipas Setelah di buka label


   2. Lepaskan Ring Pengunci kipas & dorong kipas ke bawah
Ring plastik



3. Cat di tempat yang panas




4. Pasang LED Super Bright



Gunting ke 2 kaki Led bawaan baru, solder Led (kepala Led  min(-) lebih pipih )

5. Inilah hasilnya, ...lumayan buat modif casing jadi lebih fresh


Sorry fotonya miring..!, males muterin lagi..he..he



Selasa, 21 Mei 2013

Order Undangan Satu Lembar

Order Undangan Satu Lembar..? emang bisa..?
Bisa donk.., ini pengalaman ane sendiri.
Waktu menunjukkan pukul 5.00 sore, akhirnya ane pulang deh.... Karena memang jarak dari tempat nggak jauh, akhirnya sampe di rumah. Setiba di depan pintu pagar dari kejauhan 'My Big Boy" sedang duduk-duduk tenang. "Tumben nih ndut.., biasanya maen ke luar?", dipanggil ndut karena emang badanya emang agak boros alias lumayan gemuk. Si ndut cium tangan dan jawab seperlunya.

Masuklah ane ke rumah, ambil minum dan duduk-duduk nyantai.
Belum berapa lama duduk, dateng emaknya si ndut sambil ngomong kalo ada masalah dengan calon adek iparnya. Kenapa..?, ternyata si calon ipar mengajukan cuti untuk hari pernikahanya. Terus yang jadi masalah perusahaan mau kasih cuti tapi harus ada bukti surat undangan. Si calon manten bingung karena emang ngga bikin undangan, karena acaranya cuma akad ngga pake ngundang-ngundang resepsi. Waduh ...!, masalah lagi nih. Mau percetakan nggak mungkin pesan satu lembar.., akhirnya dijawab aja sekenanya "Ntar dibikinin  ..!".
Singkat kata setting sana sini juga browsing di internet, mampirlah ke masbadar.com  yang dengan kebaikannya menggratiskan desainnya untuk didownload. Akhirnya ketemu desain yang cocok dan ambil kertas warna coklat(bekas amplop besar), print bagian depan dan dalam. Kemudian ambil kertas yang agak tebal atau kertas samson, dengan ditempel lem fox akhirnya jadilah orderan undangan satu piece

. Cihui..., murmer tapi ciamik, terima kasih masbadar.com. Ini penampakan kartu undangannya...!


Sabtu, 10 Maret 2012

Jumat, 09 Maret 2012

Desain Undangan ala Facebook

Desain Undangan Facebook sekaligus orderan Cetak Full Colour pertama saya. Tadinya sih kurang pede juga, tapi tantangan  harus didobrak.., toh ga terlalu sulit juga.Awalnya sih ada anaknya temen kerja yang pengen undangan unik, sudah ditawarin sample Blanko yang ratusan macem.., eh ngga mau juga.

Sampe akhirnya rada kesel juga segitu banyaknya blanko undangan ga yang klop di hati si calon manten juga. "Ya..udah sekarang kamu maunya gimana,,,,?", saya tanyakan ke si calon manten.
"Saya maunya yang unik om..!, model gini bisa ga om..?", kata si calon manten sambil nyodoran gambar undangan mirip FB. "Mmmh...ok ntar om coba bikin draft dulu, mudah-mudahan bisa...", kataku aga ragu-ragu juga. Singkat cerita aku bikin settingan di Komputer jadi deh..., si calon manten seneng banget akhirnya jadilah pesanan Undangan ala FB itu , this ist it ....cekidot...!


Selasa, 06 September 2011

Kampung Teja Di Pagi Hari


Selepas  melaksanakan kewajiban hidupku yang pertama yaitu sholat Shubuh di suatu pagi di Kampung Teja Desa Bugel Kecamatan Ciawi Tasikmalaya, kubergegas membuka pintu depan rumah mertuaku. 
Sebenarnya aku adalah orang Bogor yang notabene lebih banyak hidup di perkotaan yang hingar bingar dan penuh dengan deraan masalah perkotaan yang kian hari kian amburadul dan bikin kepala dan tubuhku stress bukan kepalang.
Pagi yang sejuk ini aku berada di desa kelahiran Istriku, damai sekali hatiku. Kurasakan keheningan suasana pagi di desa ini, kurasakan semilir hembusan demi hembusan angin pagi yang bersahabat, Subhanallah....!, masih segar sekali udara di sini....!.
Kampung Teja terletak di di lereng gunung, entah gunung apa namanya bahkan penduduk di sini pun tidak pernah tahu apa nama gunung yang jadi tempat tinggal mereka. Penduduknya ramah khas orang-orang desa yang setiap kali berpapasan pasti bakal menanyakan kabar ataupun kalau belum kenal akan menanyakan siapa dan dimana kita tinggal di desa ini. Sungguh pemandangan yang tidak akan kita temui di kota dimana orang-orang sudah sibuk dengan dirinya masih-masing. 
Struktur tanah di kampung Teja ini berbukit-bukit dan sekeliling kampung dikelilingi dengan sawah-sawah dan juga kolam-kolam ikan yang hampir ada di setiap pekarangan rumah.Dibukit-bukit yang berada diatas desa tertanam subur berbagai jenis tanaman kayu Albasiah, Pinus & berbagi jenis bambu, juga tanaman-tanaman palwaija.
Mungkin sulit bagi saya menggambarkan secara detail, tapi sungguh tertanam sangat dalam benak saya banyak potensi alam yang belum tergali. Sungguh sayang memang.., tapi mungkin kelak anak cucu saya bisa memanfaatkan potensi itu dengan bijaksana, dalam artian tidak merusak alam dan tatanan hidup desa...semoga..!